Eksistensialisme?
Tidak semua yang aku tulis adalah kamu dan tidak semua yang kamu baca adalah ceritaku. Paragraf-paragraf ini ditulis untuk mengeja rasa yang tidak sempat diutarakan akibat mulut yang dipaksa terkunci dalam ruangan yang sesak akan ambisi. Beberapa manusia cenderung memilih diam, memilih pura-pura tidak tahu, memilih tidak berbicara Padahal sebenarnya kita semua sama-sama memiliki kemerdekaan untuk berbicara bukan? Iya, namun sayang. Beberapa manusia memilih mengatasnamakan ego mereka atas upaya mematikan suara lainnya. Hingga semua orang yang awalnya berani justru menjadi malas atau bahkan takut menyalurkan aspirasinya. Mereka dipaksa menjadi bungkam Menjadi bisu dan mematung dalam keinginan manusia lain untuk menjadi pemenang. Kesenjangan yang hadir di banyak lingkup Bahkan pada hal paling sederhana pun Perlahan manusia mulai menciptakan kastanya masing-masing Yang satu Sibuk mengkotak-kotak-kan manusia Yang satu Sibuk berlari ke garis fini...