Usaha Meniadakanmu
Tidak semua yang aku tulis adalah kamu dan tidak semua yang kamu baca adalah ceritaku. Menyeka air yang mengalir dari matanya Seraya tersadar bahwa sekian lama yang terukir adalah sebuah kehilangan Sebab, Siapapun kamu Tak akan pernah siap dengan kehilangan Sebab, Sekuat apapun kamu Kehilangan adalah hal yang menyakitkan Lebih menyayat dari semua pedih yang tergambar melalui tulisan-tulisanmu. Inginmu menguatkan, Namun keinginanmu, tak lebih hebat dari pandangannya terhadapmu. Kamu lah yang tergantikan. Seberapa lamapun saling mengenal, Memang tak berarti tanpa ada yang mau mengerti. Salah satu variabel sudah lelah menjadi peduli. Bukan memaksa untuk peduli, Namun itulah hatinya. Memang tak pernah mau berhenti, meski jagat raya pun sudah tau ia tersakiti. Jika khalayak berpikir ini adalah sebuah pemaksaan, atau mungkin sikap kurang menerima atas sebuah keadaan. Mungkin pengetahuanmu kurang, Ia tak sedang dalam bentuk sikap berontaknya. Coba lihat dia lagi? Ia dia...