Lukisan baru?
Tidak semua yang aku tulis adalah kamu dan tidak semua yang kamu baca adalah ceritaku. Kamu, Telah berpindah tempat sekian lama sebelum aku hendak melakukannya Sementara aku tak pernah berhasil melakukannya sedikitpun Jangankan untuk berlari melupakan, untuk sedikit memulai langkah kecil saja aku tidak mampu Kamu, Telah menggenggam tangan yang lain disaat aku masih bersusah payah menggapaimu Aneh memang, Terdengar berlebihan namun memang nyatanya intuisiku selalu tertuju ke arahmu Seberapa jauh aku berlari Aku selalu tahu bahwa kamu adalah rumah tempat hati dan segala rasa berpulang Sekarang? Bolehkah aku memulai giliranku? Giliranku untuk mencoba benar-benar membuka hati untuk orang baru Walaupun sejujurnya hati masih diselubungi sakit dan ragu akan terjadinya patahan-patahan berikutnya Karena takut terjatuh untuk kedua kalinya Namun, Setidaknya saat melihatmu bersamanya pisau yang menikam hatiku tidak setajam biasanya Setidaknya saat tahu kamu resmi buta dan tuli un...