Tidak Pergi
Tidak semua yang aku tulis adalah kamu, dan tidak semua yang kamu baca adalah ceritaku. Tunggu. Ia memang bersembunyi dibalik segala tirai-tirai kebahagiaan. Sosok penggerak dibalik layar. Membiarkan yang tampak seolah lebih indah. Namun satu yang tak mau ia biarkan untuk terakhir kalinya, ia tidak mau kamu menyesal. Entah kamu akan menyesal atau tidak tentang bagaimana kamu terlambat mengetahui suatu hal yang membawa larut banyak perasaan begitu dalam. Kamu tidak pernah sadar karena yang kamu lakukan adalah terus berlari tanpa mau pernah menengok sedikit ke belakang. Dan ketika, kamu sudah lelah berlari, berharap perjalanan seolah berhenti sebentar Kamu menoleh ke belakangmu. Dan kamu melihatnya, Kamu melihat kehadirannya. Nampak nyata namun terasa maya. Apa kamu melihatnya? Mendengar suara patahan patahan hatinya yang tak pernah mau tau kondisi Merasakan kehadirannya Ia tenggelam dalam kepeduliannya dan ketakutannya sendiri Rasa takut itu benar-benar membunuhnya ...